© 2024 Beautylatory

May 12, 2026 Cerita di Balik Produk

Proses Menentukan Mana yang Perlu Dihilangkan dari Formula

Formulasi produk sering membutuhkan proses mengurangi bahan demi menjaga keseimbangan, kenyamanan, dan arah penggunaan jangka panjang.

Written By

Eva Evilia & Liora Maheswari
3 min read
2 views
Proses Menentukan Mana yang Perlu Dihilangkan dari Formula
Tidak semua bahan yang terlihat menarik akhirnya dipertahankan. Banyak keputusan penting justru lahir dari proses mengurangi, bukan menambahkan.

Dalam dunia skincare, formulasi sering terlihat seperti proses mencari bahan terbaik sebanyak mungkin. Semakin panjang daftar bahan aktif, semakin muncul kesan bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang tinggi. Padahal dalam praktik pengembangan produk, proses paling sulit sering justru terjadi saat menentukan apa yang harus dilepas dari formula.

Banyak bahan terlihat menjanjikan ketika diuji secara terpisah. Namun ketika masuk ke dalam satu sistem formulasi, tidak semuanya bisa bekerja harmonis. Ada bahan yang membuat tekstur menjadi terlalu berat, ada yang mengganggu stabilitas formula, dan ada pula yang membuat pengalaman penggunaan menjadi kurang nyaman.

Karena itu, formulasi bukan hanya soal menemukan kombinasi terbaik. Formulator juga harus berani menentukan bagian mana yang sebaiknya tidak dipertahankan demi menjaga arah produk tetap jelas dan relevan untuk penggunaan sehari-hari.

Saat Formula Terlalu 'Penuh' untuk Digunakan
Dalam tahap pengembangan produk, banyak formula awal terlihat sangat meyakinkan di atas kertas. Berbagai active ingredients dimasukkan untuk menjawab banyak kebutuhan sekaligus, mulai dari hidrasi, brightening, barrier support, hingga efek menenangkan kulit. Secara teori, formula seperti ini terasa lengkap dan sangat menarik.

Namun ketika diuji dalam penggunaan nyata, hasilnya tidak selalu berjalan sesuai harapan. Formula yang terlalu penuh sering membuat tekstur menjadi lebih berat, sulit menyerap, atau terasa terlalu 'sibuk' di kulit. Pengguna mungkin melihat hasil tertentu, tetapi pengalaman penggunaan sehari-hari menjadi kurang nyaman.

Di buku Cosmetic Dermatology: Products and Procedures [2015], dermatolog Dr. Zoe Draelos menjelaskan bahwa keberhasilan formulasi tidak hanya ditentukan oleh banyaknya bahan aktif, tetapi juga oleh kemampuan formula menjaga kenyamanan dan stabilitas penggunaan jangka panjang. Formula yang terlalu kompleks sering kehilangan keseimbangan dalam pengalaman penggunaannya.

Contoh nyata yang cukup sering terjadi adalah penggunaan terlalu banyak active ingredients dengan fungsi serupa dalam satu formula. Awalnya produk terlihat lebih 'powerful', tetapi kulit justru menjadi lebih sensitif atau lebih sulit beradaptasi. Dalam situasi seperti ini, mengurangi bahan tertentu sering menjadi keputusan yang lebih masuk akal dibanding terus menambah fungsi baru.


Mengurangi untuk Menjaga Arah Formula
Proses menghilangkan bahan dari formula sering menjadi keputusan yang cukup emosional dalam pengembangan produk. Ada bahan yang secara fungsi sangat baik, tetapi tidak sesuai dengan arah produk yang ingin dibangun. Ada juga bahan yang sebenarnya efektif, tetapi membuat formula menjadi terlalu agresif untuk penggunaan harian.

Profesor Marc Pissavini dalam buku Handbook of Cosmetic Science and Technology [2014] menjelaskan bahwa formulasi kosmetik membutuhkan keseimbangan antara performa, stabilitas, dan pengalaman sensorik. Produk yang terlalu mengejar performa tanpa mempertimbangkan kenyamanan sering sulit bertahan dalam rutinitas pengguna.

Contoh sederhana dapat dilihat pada formula yang awalnya memiliki tekstur sangat kaya demi memberi hidrasi maksimal. Saat diuji lebih lanjut, formula tersebut justru terasa terlalu berat untuk banyak kondisi kulit tropis. Pengurangan beberapa komponen akhirnya membuat tekstur menjadi lebih ringan dan lebih realistis digunakan sehari-hari.

Keputusan seperti ini sering tidak terlihat oleh pengguna. Yang tampak hanya hasil akhir berupa produk yang terasa sederhana dan nyaman dipakai. Padahal di belakangnya ada banyak pilihan yang sengaja tidak diambil demi menjaga formula tetap relevan dan mudah digunakan dalam jangka panjang.

Proses mengurangi seperti ini membantu produk menemukan identitasnya sendiri. Formula tidak lagi berusaha menjadi segalanya sekaligus, tetapi fokus menjalankan fungsi yang benar-benar ingin dicapai. Dari situ, produk menjadi lebih jelas arah dan pengalaman penggunaannya. [][Eva Evilia & Liora Maheswari/BTL]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi.
Tags: No tags

Beauty Bot

Personal Beauty Advisor