Produk yang diterima banyak orang memang memiliki daya tarik besar. Namun jumlah pengguna yang luas tidak selalu berarti formula tersebut menjadi pilihan terbaik untuk setiap kebutuhan kulit.
Dalam dunia skincare, produk yang dapat digunakan oleh banyak orang sering dianggap sebagai produk yang paling berhasil. Ketika sebuah formula mendapatkan banyak ulasan positif, memiliki pengguna yang luas, dan terasa nyaman bagi berbagai kondisi kulit, produk tersebut sering dianggap memiliki kualitas yang lebih tinggi dibandingkan produk yang digunakan oleh kelompok pengguna tertentu saja.
Namun kenyataannya, luasnya penerimaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan sebuah produk. Kulit setiap orang memiliki kondisi, kebutuhan, dan respons yang berbeda. Produk yang terasa nyaman bagi banyak pengguna belum tentu menjadi pilihan paling tepat bagi seseorang dengan kebutuhan kulit yang lebih spesifik.
Karena itu, produk terbaik bukan selalu produk yang cocok untuk sebanyak mungkin orang, tetapi produk yang mampu menjawab kebutuhan pengguna yang memang menjadi tujuannya.
Formula Luas Tidak Selalu Berarti Formula Paling Tepat
Ketika sebuah produk dikembangkan untuk banyak pengguna, formulator biasanya mencari titik keseimbangan. Formula harus cukup nyaman untuk berbagai kondisi kulit, memiliki risiko rendah terhadap reaksi yang tidak diinginkan, dan memberikan pengalaman penggunaan yang dapat diterima secara luas.
Dalam The Cosmetic Code, pengembangan produk kosmetik tidak hanya berbicara tentang menciptakan formula yang menarik, tetapi juga menerjemahkan kebutuhan konsumen menjadi produk melalui proses formulasi, teknologi, dan inovasi. Artinya, sebuah produk harus memiliki tujuan yang jelas sejak awal pengembangan.
Contoh sederhana dapat dilihat pada produk pelembap yang dirancang untuk berbagai jenis kulit. Formula tersebut mungkin memiliki tekstur yang nyaman bagi kulit normal, kombinasi, maupun sebagian pengguna dengan kulit kering. Namun seseorang dengan kondisi kulit yang sangat kering atau memiliki kebutuhan khusus mungkin membutuhkan pendekatan formula yang lebih spesifik.
Hal serupa juga terlihat pada produk dengan konsep personalisasi seperti Lumibiome Radiance Duo. Produk ini dikembangkan berdasarkan pemahaman bahwa kondisi kulit dapat berubah setiap hari. Karena itu, pengguna dapat menyesuaikan rasio serum dan cream sesuai kebutuhan kulit, bukan menggunakan satu pendekatan yang sama untuk semua kondisi.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa satu formula untuk semua orang bukan selalu menjadi tujuan utama. Terkadang, kemampuan menyesuaikan diri justru menjadi nilai yang lebih besar.
Produk Spesifik Dapat Memberikan Nilai yang Lebih Dalam
Salah satu tantangan dalam industri skincare adalah anggapan bahwa produk yang lebih spesifik memiliki pasar yang lebih kecil sehingga dianggap kurang unggul. Padahal, produk yang dirancang dengan fokus tertentu dapat memberikan pengalaman yang lebih sesuai bagi kelompok pengguna yang membutuhkan.
Profesor Marc Pissavini dalam buku Handbook of Cosmetic Science and Technology [2014] menjelaskan bahwa keberhasilan formulasi kosmetik membutuhkan keseimbangan antara efektivitas, stabilitas, dan pengalaman penggunaan. Formula yang dirancang untuk tujuan tertentu dapat memiliki nilai tinggi ketika mampu memenuhi kebutuhan pengguna secara tepat.
Contoh nyata dapat dilihat pada produk yang berfokus pada kebutuhan kulit tertentu, seperti kulit yang membutuhkan dukungan hidrasi lebih tinggi, kulit yang mudah mengalami ketidaknyamanan, atau pengguna yang mencari rutinitas lebih praktis. Produk tersebut mungkin tidak menjadi pilihan semua orang, tetapi dapat memberikan manfaat besar bagi kelompok yang sesuai.
Hal lain yang cukup menarik adalah bahwa produk yang terlalu berusaha memenuhi semua kebutuhan dapat menghadapi tantangan tersendiri. Semakin banyak kebutuhan yang ingin dijawab, semakin sulit menjaga fokus formula. Formulator harus mempertimbangkan keseimbangan antara manfaat, kenyamanan, dan stabilitas.
Dalam The Anatomy of Quality, kualitas sebuah produk dibangun melalui kemampuan sistem menghasilkan pengalaman yang konsisten dan dapat dipercaya. Konsistensi tersebut tidak selalu berarti produk harus cocok untuk semua orang, tetapi produk harus mampu memenuhi tujuan yang sudah ditetapkan dengan baik.
Karena itu, ukuran keberhasilan sebuah skincare tidak hanya dilihat dari berapa banyak orang yang dapat menggunakannya. Produk yang baik adalah produk yang memahami siapa penggunanya, apa kebutuhannya, dan bagaimana formula tersebut dapat memberikan pengalaman terbaik bagi mereka. [][Eva Evilia & Adrian Damar/BTL]
Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi.